Author [EN] [PL] [ES] [PT] [IT] [DE] [FR] [NL] [TR] [SR] [AR] [RU] Topic: DO AND DON'T on TOURING  (Read 909 times)

ian

DO AND DON'T on TOURING
« on: January 22, 2015, 10:30:33 AM »
  • Publish
  • Sekedar Sharing - Wajib dibaca bagi Panitia maupun Peserta Touring
     

    1.   Definisi Touring / Konvoi
    Melakukan perjalanan bersama sama dalam satu kelompok yang dilakukan dengan TERTIB dan AMAN dengan target tiba ditempat tujuan sesuai waktu yang ditentukan dan kembali kerumah dengan ZERO ACCIDENT.
    Setiap individu bertanggung jawab terhadap dirinya, keluarga dalam 1 KR, dalam 1 Group, agar tidak menghambat jalannya touring.
    Contoh : Saat berada di SPBU segera isi BBM penuh, jangan menghambat jalannya perjalanan karena anda tidak tertib, dengan menipisnya BBM karena tidak mengisi saat di SPBU.

    2.    Definisi Touring Master
    2.1.  Road Captain (RC) adalah pemimpin perjalanan yang bertanggung jawab penuh terhadap jalannya Touring agar mencapai target yang telah ditetapkan. RC mempunyai hak penuh dalam upayanya mencapai target yang telah ditetapkan.
    2.2.  Group Leader (GL) adalah peserta touring yang ditunjuk oleh Road Captain untuk pemimpin kelompok / group dalam barisan konvoi yang bertanggung jawab terhadap anggota yang berada didalam groupnya dan selalu mengupayakan agar groupnya selalu utuh sesuai urutan peserta yang telah ditetapkan.
    2.3.  Officer (OF) adalah peserta touring yang ditunjuk oleh Road Captain untuk membantu Group Leader dalam mengupayakan agar groupnya selalu utuh sesuai urutan peserta yang telah ditetapkan.
    2.4.  Sweeper (SW)berada diposisi penutup rombongan adalah peserta touring yang ditunjuk oleh Road Captain untuk membantu kerja GL dan RC dengan memberikan laporan jalannya Touring, Line Up Peserta, TKP Clear, dan lain lain.
    2.5.  Peserta adalah peserta touring yang bertanggung jawab penuh terhadap keutuhan rombongan dan kelancaran jalannya touring.

    3.    KENDARAAN
    3.1. Secara umum Kendaraan dalam keadaan baik secara keseluruhan dan laik jalan
    3.2. Perlengkapan Standard Kendaraan
           a.       Kaca spion lengkap serta berfungsi dengan baik.
           b.       Seluruh lampu harus berfungsi dengan baik.
           c.       Ban kendaraan dalam kondisi layak pakai.
           d.       Rem berfungsi dengan baik.
           e.       Klakson berfungsi dengan baik.
           f.        Memiliki dan membawa surat-surat kendaraan serta pengenal diri (STNK, SIM dan KTP).
           g.    Tools Kit Standard tersedia.
    3.3. RAKOM (Radio Komunikasi) minimal Handy Talkie.
    3.4. Lampu Blink Blink

    4.    PENGEMUDI
    4.1.Mental dan fisik pengemudi dalam keadaan fit
    4.2.Semua peserta touring tanpa terkecuali harus dalam kondisi prima tidak dalam pengaruh obat-obatan dan alkohol, serta melengkapi dirinya minimal dengan membawa obat-obatan untuk P3K dan obat-obatan kesehatan pribadi.
    4.3.Memiliki SIM yang masih berlaku
    4.4.Mengerti Peraturan Lalu lintas yang berlaku
    4.5.Datang dan berangkat pada waktu yang telah ditentukan dan tepat waktu.

    5.    RITUAL KEBERANGKATAN
    5.1.Briefing sebelum keberangkatan (Diluar kendaraan)
    5.2.KETUPLAK menyampaikan secara garis besar :
                                      i.    Tujuan touring
                                     ii.    Tempat menginap
                                    iii.    Acara
                                   iv.    Jumlah peserta (termasuk yg gabung dijalan, jika ada)
                                    v.    Sponsorship
                                   vi.    Menyerahkan kepada RC untuk memimpin perjalanan
    5.3.Seksi acara menyampaikan rencana acara
                                      i.    Selama perjalanan
                                     ii.    Setibanya dilokasi
    5.4.ROAD CAPTAIN (Disampaikan setiap memulai perjalanan)
                                      i.    Menyampaikan tujuan perjalanan saat itu
                                     ii.    Route yang dilalui (secara garis besar)
                                    iii.    Tempat istirahat
                                   iv.    ISHOMA (Istirahat Sholat Makan)
                                    v.    Jam berangkat
                                   vi.    Estimasi waktu tiba
                                  vii.    Mengingatkan sekali lagi prosedur Touring
                                 viii.    Berdoa
                                   ix.    TOS
     
    6.    BERANGKAT
             RC Menyampaikan tujuan
    o   Absen Masing2 Peserta Oleh Group Leader
    o   Lapor Group Leader ke RC tentang kesiapan peserta dalam Groupnya
    o   RC Menanyakan kesiapan seluruh peserta kepada Sweeper
    o   Nyalakan Head Lamp dan BlinkBlink
    o   RC Mulai bergerak (dapat meminta Sweeper Blocking jalan jika diperlukan)
     
    7.    BERHENTI SEJENAK (Istirahat sejenak/Wisata Toilet/ISOMA/dll)
             RC Menyampaikan
    o   Tujuan Pemberhentian
    o   Waktu Berhenti
    o   Line Up pada Jam .. .. ..
    o   Matikan Head Lamp, Rakom
     
    8.    TIBA DITUJUAN
             RC Menyampaikan tujuan akhir
    o   Pemberhentian
    o   Seksi acara menyampaikan acara
    o   Matikan Head Lamp dan Blink Blink, Rakom
     
    TATA TERTIB KONVOI
    1.    Patuhi semua standar SAFETY and DEFENSIVE DRIVER
    2.    Patuhi semua peraturan lalu lintas yang berlaku
    3.    Selalu gunakan sabuk pengaman, pastikan seluruh penumpang telah menggunakannya.
    4.    Masuk dalam Group yang telah ditentukan, tidak saling mendahului / tukar posisi tanpa ijin RC
    5.    Tidak turut mengatur perjalan touring, kecuali petugas yang berhak untuk mengatur.
    6.    Memperhatikan instruksi yang diberikan RC atau GL serta melaksanakannya.
    7.  Konvoi selalu diusahakan selalu tertib berada dalam satu jalur sesuai komando RC dan GL dengan Kecepatan berkendaran mengikuti kecepatan Group Leader dengan jarak yang aman.
    8.    RC atur kecepatan sesuai kondisi lalu lintas dengan memperhatikan kemampuan peserta.
    9.    Jaga jarak aman antar kendaraan didepan, baik ketika berjalan maupun berhenti.
    10.  Jaga bagian belakang dengan cek spion 5-8 detik, nyalakan hazard jika diperlukan (misal ketika mengurangi kecepatan secara tiba tiba)
    11.  Clear blindspot dengan menoleh sekilas ketika berbelok kekanan atau kekiri
    12.  Dilarang keras untuk mengintimidasi pengguna jalan lain (memukul, menendang, atau bentuk - bentuk arogansi lainnya).
    13.  Tidak melakukan manufer berbahaya (menyalip dengan tiba-tiba, jarak dengan    kendaraan di depan terlalu dekat, zig-zag dan aksi-aksi spektakuler lainnya).
    14.  Memberikan kesempatan kepada pengendara lain yang secara terpaksa karena kondisi lalu lintas sehingga harus masuk kedalam barisan konvoi.
    15. Memberikan salam penghormatan dengan mengacungkan ibu jari kanan atau kiri kepada sesama rombongan konvoi lain dan kepada polisi yang bertugas dijalanan.
    16. Memberikan isyarat yang sopan saat meminta jalan kepada pengguna jalan lainnya, dan mengucapkan terima kasih dengan mengacungkan ibu jari.
    17.  Waspada dan tetap konsentrasi selama berkendara.
    18.  Tidak egois, pemaaf dan empathy (mengalah) terhadap pengendara lain (pengguna jalan).
    19.  Dapat mempertahankan suasana hati yang positif (bersabar).
    20.  Selalu tenang dan tidak terpengaruh atas provokasi dari pengendara lain.
    21.  Tidak menggunakan sirine ataupun pengeras suara kecuali Touring Master.
    22.  Masing masing peserta bertanggung jawab terhadap peserta dibelakangnya, sampaikan kondisi lalin ke peserta dibelakang anda. (Traffic Report)
    23.  Pertahankan dalam 1 Group mulai Group Leader Sampai Officer.
    24.  Gunakan rakom seperlunya, dan jangan sampai mengganggu konsentrasi mengemudi.
    25.  Jika belum terbiasa menggunakan Rakom, sebaiknya monitor saja, kecuali jika dipanggil.
     
    TATACARA MEMBUAT BARISAN
    Pada saat mau berhenti, atau start RC, melihat situasi dilapangan, maka RC dapat menginstruksikan untuk membuat formasi barisan dengan menyampaikan :
    1.    Formasi In Line (1 Row) artinya seluruh peserta berbaris dalam 1 barisan
    2.  Formasi Row 2 artinya peserta berbaris dalam 2 barisan, Group 2 maju disamping RC, kemudian group ganjil dibelakang group 1, group genap dibelakang group 2.
    3.    Formasi Row 3 artinya peserta berbaris dalam 3 barisan, Group 2 maju disamping RC, Group 3 maju disamping RC (didepan RC, Group 2 & Group 3), kemudian group 4 dibelakang group RC, group 5 dibelakang group 2, group 6 dibelakang group 3, dst.
    4.    Formasi Row 4 artinya peserta berbaris dalam 4 barisan, Group 2 maju disamping RC, Group 3 maju disamping RC, Group 4 maju disamping RC (didepan RC, Group 2,Group 3, Group 4), kemudian group 5 dibelakang group RC, group 6 dibelakang group 2, group 7 dibelakang group 3, group 8 dibelakang group 4, dst.
     
    TATA CARA  PARKIR dan BERGERAK
    Saat berhenti RC/GL mengatakan SOP PARKIR
    RC / Group leader mengatakan PARKIR SESUAI SOP
    RC / Group Leader berhenti pada tempat yang aman.
    Peserta dibelakangnya mendahului kemudian parkir mundur didepan RC / Group Leader.
    Demikian seterusnya.
    Jika salah satu peserta atau beberapa peserta tidak mendapat tempat yang cukup, maka peserta dapat memarkir kendaraannya pada lokasi lain yang aman dan tidak mengganggu lalu lintas serta kepentingan umum.
     
    Saat berangkat, RC / Group Leader mengatakan SOP BERGERAK prosedur yang dilakukan adalah:
    RC / Group Leader mengatakan SOP BERGERAK
    Sweeper / Officer mengamankan jalan dengan memblokade kendaraan datang dari belakang.
    Dengan dibantu oleh SWEEPER/OFFICER yang mengamankan jalan, RC / Group Leader mulai bergerak dari tempat parkir mendahului kendaraan yang ada didepannya.
    Selanjutnya diikuti oleh kendaraan yang parkir didepan RC / Group Leader.
    Demikian seterusnya sampai seluruh peserta begerak baru OFFICER / SWEEPER bergerak dan melaporkan pada RC bahwa seluruh peserta telah bergerak dan TKP Clear.
    TATA CARA PESERTA ADA KEPERLUAN / MASALAH
    1.    Peserta menyampaikan keperluannya kepada GL, selanjutnya GL melapor kepada RC.
    2.    RC akan memutuskan antara lain, meninggalkan peserta ditemani Officer, menunggu peserta dalam satu group atau bahkan seluruh peserta menunggu.
    3.    Keputusan RC bersifat MUTLAK dan MENGIKAT
    4.    Untuk keperluan bersama seperti Wisata Toilet, Wisata Belanja, dan lain lain, RC akan menentukan tempat yang diperkirakan dapat menampung seluruh rombongan
    5.    SW melaporkan pada RC jika seluruh peserta sudah LINE UP dan TKP Clear
    TATA CARA MELINTASI LAMPU LALU LINTAS (LALIN) ATAU DI PERSIMPANGAN :
    1.    RC mengurangi kecepatan terutama saat lampu menyala kuning agar terhindar putusnya konvoi
    2.    Tetap dalam konvoi kecuali ditentukan lain oleh RC, buat formasi sesuai yang ditentukan RC
    3.    Tidak menerobos lampu merah sekalipun konvoi harus terputus
    4.    Perhatikan aba-aba RC maupun GL, jika instruksi RAPAT, pertahankan jarak minimum bumper kendaraan didepan masih terlihat.
    5.    Jika berhenti dilampu merah, ketika kendaraan didepan bergerak, tunggu sejenak, jangan langsung bergerak
    6.    Jika memasuki area lampu merah, usahakan agar berhenti dalam 1 Group penuh, tidak terputus ditengah, segera laporkan kepada RC group yang tidak dapat melewati lampu merah.
    TATA CARA KONVOI TERPUTUS :
    1.    Sampaikan kepada GL bahwa Konvoi terputus, sebutkan terputus pada nomer peserta, dan berapa kendaraan yang tertinggal.
    2.    GL menginformasikan pada RC dan minta bantuan Officer agar peserta line up kembali.
    3.    Jika peserta yang terputus tidak mengetahui route, maka Officer mengambil alih sampai bergabungnya kembali rombongan kedalam groupnya serta melaporkannya pada GL.
    4.    RC akan mengurangi kecepatan sampai seluruh peserta LINE UP kembali.
    5.    SW melaporkan pada RC jika seluruh peserta sudah LINE UP
     
    TATACARA MENYALIP
    1.    Perhatikan instruksi rekan yang ada didepan.
    2.    RC dapat menyalip terlebih dahulu untuk membuka jalan bagi peserta lain.
    3.    Yakinkan kondisi aman, perkirakan yang menyalip bukan hanya anda sendiri, namun berapa rekan dibelakang anda yang dapat melampaui kendaraan yang akan disalip, jangan paksakan karena kemampuan pengemudi satu dan lainnya sangat berbeda.
    4.    Berikan instruksi sebut nomer lambungnya (misal GL 1 menyampaikan, 1.1 sampai 1.3 menyalip ikuti saya) demikian seterusnya.
    5.    Jika ada peserta yang belum berhasil menyalip, sampaikan pada GL
    6.    Untuk menyalip tidak harus 1 group berhasil menyalip seluruhnya.
    7.    Jika sulit didahului GL dapat mohon bantuan Officer untuk memudahkan peserta menyalip

    TATA CARA GANJEL
    1.    Dengan meminta ijin pada RC / Group Leader, Officer yang akan bermanuver melaju mendahului peserta lain sampai didepan Group Leader.
    2.    Kemudian mendahului 1 (satu) atau beberapa kendaraan yang berada didepannya.
    3.    Selanjutnya menutup jalan kendaraan yang berada dibelakangnya dengan mengurangi laju kendaraannya dan mempersilahkan Group Leader atau peserta dan beberapa kendaraan dibelakangnya untuk mendahului kendaraan tersebut.
    4.    Harap diperhatikan hak pengguna jalan yang lain, jangan melakukan SOP ganjel terlalu lama.
    5.    SOP ini dapat dilakukan berulang sampai seluruh peserta dalam kondisi LINE UP.
     
    TATA CARA ULAR TANGGA
    1.    Dengan meminta ijin pada RC / Group Leader, Officer yang akan bermanuver melaju mendahului peserta lain sampai didepan RC atau Group Leader.
    2.    Kemudian mendahului beberapa kendaraan yang berada didepannya.
    3.    Selanjutnya menutup jalan kendaraan yang berada dibelakangnya dengan mengurangi laju kendaraannya dan mempersilahkan Group Leader beserta anggotanya untuk mendahuluinya sampai batas OFFICER lain mendahuluinya.
    4.    Kemudian OFFICER pertama mendahului seluruh peserta dan tiba dibarisan paling depan.
    5.    Kemudian melanjutkan langkah no 3.
    6.    Demikian pula yang dilakukan oleh Officer ke 2, setelah mendahului Officer Pertama, Officer kedua menutup jalan kendaraan yang berada dibelakangnya dengan mengurangi laju kendaraannya dan mempersilahkan Group Leader atau peserta yang masih dibelakang untuk mendahuluinya sampai batas kendaraan tertentu.
    7.    Demikian seterusnya secara bertahap, dan diharapkan rombongan dapat melalui kepadatan Lalu Lintas lebih cepat.
    8.    Harap diperhatikan hak pengguna jalan yang lain, jangan melakukan SOP ganjel terlalu lama.
    9.    SOP ini dapat dilakukan berulang sampai seluruh peserta dalam kondisi LINE UP.
     
    BILA TERJADI KECELAKAAN MINOR INJURED :
    1.    Peserta menyampaikan GL, selanjutnya GL melapor kepada RC.
    2.    RC meminta seluruh rombongan untuk berhenti ditempat yang aman.
    3.   RC akan memutuskan antara lain, meninggalkan peserta ditemani Officer, menunggu peserta dalam satu group atau bahkan seluruh peserta menunggu, atau keputusan lain demi kepentingan bersama.
    4.    Keputusan RC bersifat MUTLAK dan MENGIKAT
    5.    Seluruh peserta harus menerima kondisi yang telah diputuskan
     
    BILA TERJADI KECELAKAAN MAJOR INJURED :
    1.    Peserta menyampaikan GL, selanjutnya GL melapor kepada RC.
    2.    RC meminta seluruh rombongan untuk berhenti ditempat yang aman.
    3.  Seluruh Touring Master membantu peserta yang terkena musibah serta mengamankan TKP maupun kendaraan serta penumpangnya.
    4.   RC beserta seluruh jajaran Touring Master akan berkoordinasi dan mencapai kesepakatan terbaik.
    5.    Selanjutnya RC akan menentukan apakah Touring dapat dilanjutkan atau dinyatakan dihentikan, serta keputusan lain yang terbaik bagi seluruh rombongan.
    6.    Keputusan RC bersifat MUTLAK dan MENGIKAT
    7.    Seluruh peserta harus menerima kondisi yang telah diputuskan
     
     
    ISTILAH ISTILAH dalam Touring
     
    LINE UP                      - Seluruh peserta telah
                                      dlm formasi sesuai urutannya
    KR                               - Kendaraan
    KR 2                            - Sepeda, Motor
    KR 3                            - Becak, Bajaj
    KR 4                            - Mobil
    KR 8                            - Truk Besar
    Gembel                       - Kendaraan lain yang
                                          masuk dalam rombongan
    Wisata Toilet               - Hendak ke Toilet
    Wisata Belanja            - Tempat berbelanja
    Tikungan patah           - Tikungan Mesra
    Jembatan patah          - Jembatan Mesra
    Istri                              - 01
    Anak                            - Harmonik
    Merumput                   - Makan
    Balik kanan                 - Pulang
    Taruna                         - Berita
    Awan Mendung           - Berita Buruk
    Awan Cerah                - Berita Baik
    Semut                                     - Pelajar
    Lalat                            - Mahasiswa
    Pangkalan                   - Rumah/kediaman
    Cangkulan                   - Kantor/tempat kerja
    Gajah                          - Derek
    Komando                    - Kantor polisi
    Laka                            - Kecelakaan
    Jaya 65                       - Kebakaran
    T K P                           - Tempat Kejadian Perkara
    T K A                           - TerKendali Aman
    Rembang Solo            - Rumah Sakit
    Ambon Demak           - Angkatan Darat
    Ambon Lombok          - Angkatan Laut
    Ambon Ungaran         - Angkatan Udara
    Pati Medan                  - Polisi Militer
    Lalin                             - Lalu Lintas
    Lampu Lalin                - Lampu Lalu Lintas
    Senpi                           - Senjata Api
    Sajam                          - Senjata Tajam
    Curat                           - Pencurian Dgn Pemberatan
    Curas                          - Pencurian Dengan Kekerasan
    Curanmor                    - Pencurian Kendaraan
                                             Bermotor
    Monitor                        - Mendengarkan
    Roger                          - Dapat dimengerti
    PAM                            - Pengamanan


     
     
     
    --- oOo ---