Recent Posts

Pages: [1] 2 3 ... 10
1
Serba Serbi / Transmisi
« Last post by Chef Ubanovich on September 14, 2015, 09:05:12 AM »
Ibu Linda, salah seorang Direksi perusahaan baru saja membeli mobil di sebuah dealer mobil yang beralamat di Jl. Arteri Pondok Indah. Bu Linda kemudian mengutus pak Ranu, seorang driver senior kepercayaan bu Linda yang sudah bertahun-tahun bekerja perusahaan untuk mengambil mobil tersebut.

Linda    : Pak Ranu …. tolong ambilkan mobil saya di alamat ini ya (sambil memberikan catatan alamat kepada pak Ranu).

Ranu    : Baik, Bu
Linda    : Bapak tau kan alamat itu ?
Ranu    : Tau, Bu …. Kalo gak tau kan saya bisa nanya.
Linda    : Ya sudah …. sana …

Setengah jam kemudian, bu Linda menelpon dealer mobil tersebut …
Linda   : Pak ….. orang saya sudah sampai disana ?
Dealer   : Oh, sudah Bu … mobilnya sudah siap dan keliatan sedang diperiksa kelengkapannya sama pak Ranu.

3 jam berlalu, pak Ranu belum juga kembali ke kantor. Selesai makan siang, bu Linda menelpon pak Ranu.

Linda   : Pak Ranu posisi dimana ?
Ranu   : Masih di diler, Bu. Ini mobil keliatannya belum jadi nih. Lagi saya periksain lagi nih, Bu
Linda   : Lho …. kata orang dealer tinggal diambil kok.
Ranu   : Belum bisa, Bu. Masih ada yang kurang nih ….. (suaranya terdengar rada panik)
Linda   : Ya sudah … Bapak tunggu saja disitu.

Bu Linda kemudian memanggil Yanto …. driver lain yang lebih muda.

Linda   : Yanto …. coba kamu susul pak Ranu deh ke alamat dealer ini. Sepertinya ada yang gak beres deh.
Yanto   : Baik, Bu …..

Wuuuussss ….. setengah jam kemudian, Yanto mengetuk pintu ruangan bu Linda lalu menyerahkan kunci mobil barunya bu Linda. Dan pak Ranu menyusul dibelakang Yanto.

Linda   : Pak Ranu …. ada apa sih ? Apanya yang kurang mobilnya ? Ini si Yanto pulang pergi saja setengah jam.
Ranu   : (sambil malu2) Maaf, Bu …. saya pikir ini mobil belum selesai dipasang. Injekannya saya liat cuma dua.
Yanto   : Itu namanya mobil metiiiiiikkkkk …..

*Cerita ini merupakan kejadian nyata di kantor saya
2
Tips n tricks / Jenis-Jenis Transmisi
« Last post by Chef Ubanovich on September 08, 2015, 03:10:59 PM »
Saat di jalan ….. tidak jarang kita melihat stiker yang biasanya menempel di kaca belakang mobil bertuliskan “Real Man Use 3 Pedals” lengkap dengan gambar pedalnya.

Bagi yang faham …. tentu berfikir, pasti mobil tersebut menggunakan transmisi manual.
Bagi yang kritis …. tentu berfikir, memangnya yang tidak menggunakan 3 pedals bukanlah Real Man ?
Sedangkan bagi yang humanis …. juga berfikir, memangnya yang menggunakan 3 pedals hanya “Man” saja ?

Manual Transmision
Pada umumnya, transmisi manual memang dapat dikenali dengan adanya 3 pedal. Pedal gas/akselerasi, pedal rem dan pedal kopling.

Pedal kopling inilah yang pada saat diinjak, akan mendorong clutch/kopling untuk menekan flywheel sejenak untuk memberikan kesempatan driver memindahkan gigi dengan menggeser tuas versneling.

Karena saat pelepasan kopling ini bisa diatur seusai kehendak driver pada RPM tertentu, sensasi saat roda spin inilah yang mungkin membuat seseorang menjadi “real man”.

Dual Clutch Transmision
Masih menyoal transmisi manual, pada beberapa mobil keluaran terbaru ada yang menggunakan dua kopling pintar atau lazim disebut dengan Dual Clutch Transmision. Tujuannya adalah agar proses perpindahan gigi bisa berlangsung lebih cepat dan presisi. Jadi saat posisi gigi 1, pedal kopling dilepas … kopling berikutnya sudah siap menekan flywheel untuk memasukkan gigi ke 2 dan seterusnya.

Beberapa merk mobil menyebut teknologi Dual Clutch tersebut sebutannya masing-masing seperti : VW dengan Dual Sequential Gearbox, BMW dengan Sequential Manual Gearbox, Ford  dengan Powershift dan  Porsche dengan PDK atau Porsche Doppelkuplung.

Automated Manual Transmision (AMT)
Transmisi ini boleh disebut semi automatic. Saat akan memindahkan gigi, kita tidak perlu lagi menginjak pedal kopling. Jadi cukup dengan langsung memindahkan tuas verneling (pemindah gigi) dan menginjak pedal gas. Dengan demikian, mobil yang menggunakan transmisi ini, hanya memiliki 2 pedal … pedal gas dan pedal rem.

Untuk menjelaskan sistem kerjanya, mirip dengan sepeda motor jenis bebek yang untuk perpindahan giginya tidak memerlukan kopling mekanis.

Kalau tidak salah …. pabrikan yang pertama kali mengaplikasikan transmisi AMT ini adalah Alfa Romeo. Beberapa jenis mobil yang beredar di  Indonesia dan menggunakan sistem AMT, antara lain Proton Savvy, Smart dan Fiat.

Dan (mungkin satu-satunya) alat tambahan yang cukup banyak digunakan untuk memodifikasi mobil bertransmisi manual menjadi automatis di Indonesia -dalam arti tidak perlu menginjak pedal kopling- adalah Eazy Clutch.


Hydraulic Automatic Transmision 
Jenis transmisi ini sebenarnya sudah mulai diterapkan sekitar tahun 1930-an dan pada awalnya dikendalikan secara full hydraulic dengan menggunakan tekanan fluida yang ada di dalam gear box dengan mengikuti putaran mesin.

Jadi gigi akan berpindah ke gigi berikutnya (naik-turun) menyesuaikan dengan RPM. Seiring dengan perkembangan teknologi mesin injeksi, teknologi “transmisi pintar” ini terus berkembang dengan melibatkan sistem elektronik, agar perpindahan gigi lebih presisi, smooth serta efisien.

Dalam perkembangannya pula, pabrikan kemudian menyematkan teknologi Tiptronic atau Shift Tronic (setiap pabrikan punya sebutan yang berbeda) yang memberikan kebebasan pada driver untuk mengambil alih kendali transmisi menaikkan atau menurunkan gigi transmisi sesuai kehendak driver.

Continous Variable Transmision (CVT)
Berbeda dengan jenis-jenis transmisi sebelumnya, transmisi dengan sistem CVT sepintas terllihat mirip dengan transmisi automatis. Hanya ada 2 pedal dan sama-sama menggunakan fluida. Bedanya, CVT tidak lagi menggunakan gigi transmisi.

Transmisi ini digerakkan dengan pulley yang bergerak selaras dengan putaran RPM. Karena transmisi ini tanpa gigi, jadi tidak akan ada sentakan sama sekali.

Transmisi jenis seperti ini, umumnya digunakan pada motor jenis skutik. Dan beberapa mobil yang hingga saat ini menggunakan transmisi CVT antara lain Nissan Serena, Nissan X-Trail, Subaru VX dan lainnya.

Jadi …. apabila pengguna mobil dengan transmisi manual memiliki jargon “Real Man Use 3 Pedals”, menurut saya …. pengguna transmisi automatis dapat membuat jargon serupa ….. “Smart User Just Need 2 Pedals” ….. :D
3
Tips n tricks / Sedotan limun dijadikan alat peningkat velocity udara
« Last post by Chef Ubanovich on August 13, 2015, 02:16:19 PM »
Minggu pagi (2/8/2015) saat sedang santyai dan asyik menikmati kopi Lampung kegemaran saya, tiba-tiba smartphone saya berbunyi. Tanda ada seseorang yang mengajak chatting melalui japri. Karena untuk group chatting sengaja saya setting silent ..... :D

Ternyata OD alias Oom Troli sang Kadiv Teknik CEO yang mengontak saya. Dan sepertinya libido pagi tukang oprek mesin itu memang berbeda dengan tukang beset mbok Gemblong ... wkwkwkwkwk .... pagi-pagi sudah ngajak ngobrol soal mesin.

Efek cafein dan topik obrolan yang menarik, langsung membuat saya segar mendadak .... hehehehe ...
Topik obrolan pagi itu, ternyata adalah ide untuk meningkatkan velocity udara yang akan masuk ke throttle body dengan bermodalkan rangkaian sedotan yang ditempatkan pada alur inlet udara sebelum filter udara.

Sore hari, saya mampir sebentar ke penjual alat makan plastik dan membeli sedotan bubble drink yang kebetulan memiliki panjang 15 cm sesuai rekomendasi OD. Tidak perlu waktu lama, sebelum maghrib rangkaian sedotan sudah terinstall. Dan hasilnya benar-benar instan. Namun karena tugas ke luar kota, "proyek" tersebut saya tinggal beberapa hari.

Pulang dari luar kota OD menyarankan untuk menggunakan sedotan dengan lubang yang lebih kecil lagi. Hari minggu (9/8/2015) ide tersebut langsung saya eksekusi. Namun rupanya saya sempat salah perhitungan .... panjang sedotan rupanya terlalu panjang. Efeknya .... tenaga luar biasa responsif, namun diimbangi FC yang meningkat drastis alias boros.

Alhasil .... pada tanggal 11 kemarin saya bongkar kembali, dan benar saja .... panjang sedotan yang saya rangkai adalah 18 cm. Setelah saya potong menjadi 15 cm, akselerasi kembali smooth dan FC juga bersahabat. Dan saat diinginkan, mesin juga mudah diajak untuk responsif.

Mengapa efek peningkatan velocity menjadi demikian ajaib ? Dengan jumlah yang sama, namun kecepatan udara yang melalui lubang hose meningkat, efek turbulensi udara yang terjadi di dalam box air filter menuju throttle body menjadi berkurang, dan udara dapat mengalir lebih cepat ke throttle body.

Selamat mencoba .....
4
Headline Kopdar CEO / HALAL BIHALAL CEO'ERS
« Last post by ian on August 06, 2015, 09:18:15 PM »
Dear CEO'ers,
Lebaran telah lewat namun silaturahmi tetap melekat, kami mengharapkan kehadiran CEO'ers dalam acara Halal bihalal yang akan diselenggarakan pada:
Tanggal : 8 Agustus 2015
Pukul : 07.00 BBWI - selesai
Tempat : workshop CEO-HALIM.
Semoga makin mempererat tali silaturahim kita.

Note:
Setiap KR bebas membawa hidangan masing2 (makanan(lauk pauk)/snack/minuman) untuk dinikmati bersama.

Line Up List:
1. OY 2D 2A - lauk pauk
2. OU 2D 1A - garang asem
3. OI 2D 2A - snack
4. OD 1D - minuman ringan🍺
5. OP 2D 2A - minuman ringan dan lauk pauk...
6. Om Sake 2D - Buah
7. Om Agus camat 1D - Snack
8. Om Apep 1D - buah D
9. Om Yudhistira 1D - granat combro
10. Om Kamal - Lauk pauk terserah kapolda ane yah.
11. Si Abah 2D3A - kue ringan lebaran
12. Si Buduy 2D 1A - snack
13. Om Tris 1D - serabi hejo cocol durian khas rengas dengklok
14. Om Arif 1D - snack
15. Om Surya 1A - snack n drink
16. Om Wied 1A, kacang garuda....😂
17. Om Afif 1D
18. Om Binsar 1D
19. Om Ari 2D 2A
20. Om Sami 1D
21. Om Franky 2D 1A
22. Om Ardi 1D
23. Om red Reza 1D - snacks..
24. TEP 2D 2A - Jualan sepatu Bola
25....
26....
27...



Ayook....lanjut...
5
Salam kenal buat semua member CEO...

Yudis
Bintaro
Chevy Estate LS 1.6 AT

Ane baru dapet Chevy Estate 2006... Mohon petunjuk apa yang harus dilakukan sebelum ane ajak mobil jalan-jalan...

info dari penjual, tuh mobil 3 tahun di garasi, KM waktu ganti oli di 81,. ribuan, harus kembali di 86 ribu

KM saat ini 82 ribu, ane cek oli udah item.

Mohon koreksi dan tambahan kalo ada salah, rencana ane :

1. Flush Oli Mesin pake 20/50 baru pake STP
2. Isi Mesin oli 5/30 atau 10/40
3. Ganti Filter Oli
4. Tune Up
5. Ganti Busi, bisa pake Denso Iridium atau harus busi GM?
6. Ganti Filter Cabin
7. Ganti Oli Matic
8. Untuk Timing Belt apa perlu di cek atau langsung ganti?
9. Kaki-kaki aman
10. Ban baru, paling spooring balancing
11. Aki baru
12. Ada tambahan yang harus ane lakukan?

Mohon petunjuk para senior untuk bengkel spesialis recomended soale dana terbatas kalo ke beres... bisa via WA 0817894687

Modify message
6
Headline Kopdar CEO / KOPDARNAS CEO 2015
« Last post by ian on May 14, 2015, 01:24:56 AM »

KopdarNas CEO, Semarang 29Mei-1Jun 2015.

Rincian Persiapan nabung buat yang mau ikutan turing:
● Room 3D2N Rp1.000K
● Makan include Gala Dinner Rp230K/Org Dewasa
● Makan Anak2 < 10Th Rp100K/Org

Klo Misal peserta 1KR : 2D 2A (Kurang 10Th) kena biaya Hotel Rp1.000K+ Makan Dewasa Rp460K + Makan Anak2 Rp200K total Rp 1.660K

Note:
- Hotel grand candi adalah hotel bintang 5. Inc meeting room dan pool party.
- Total biaya belum termasuk biaya BBM, toll, pengamen, jajanan, parkir dan tips terapis…
- Nominal dapat berubah bergantung dari jumlah sponsor yg akan turut berpartisipasi..
7
Tips n tricks / Engine conditioner vs Carburetor/Injector Cleaner
« Last post by Chef Ubanovich on April 10, 2015, 05:10:55 PM »
Dikalangan pebengkel, jenis pembersih karburator/injektor dalam kemasan kaleng aerosol memang dikenal jauh lebih dahulu. Salah satu komponennya sejenis thinner yang diperlukan untuk membersihkan gum yang menempel pada sekitar mulut karburator atau throttle body untuk mesin jenis injeksi.

Sekitar awal tahun 90-an .... muncul sebuah produk dengan nama Engine Conditioner buatan Jepang dengan merk DCS yang diklaim dapat membersihkan kerak yang terjadi di dalam ruang bakar tanpa perlu turun mesin. Dengan kemasan kaleng aerosol yang lebih kecil dari produk pendahulunya, EC saat disemprotkan berbentuk busa putih. Sesuai namanya .... EC bertugas melunakkan gum atau kerak karbon yang menempel pada intake atau ruang bakar dan kepala piston.

Karena berbentuk busa, EC tidak terlalu cepat menguap sehingga bisa lebih efektif bekerja melunakkan kotoran. Proses pembersihan yang paling efektif adalah penggunaan keduanya.

Pertama semprotkan EC ke obyek yang akan dibersihkan, lalu biarkan selama kurang lebih 1 jam. Selanjutnya bersihkan dengan carb/injector cleaner.

Meskipun tidak sebanyak carb/injector cleaner, sudah muncul beberapa merk EC selain DCS seperti Soft 99, Carb Jet, Ekathronik atau merk lainnya.

8
Serba Serbi / Ngerjain Officer Koplak
« Last post by Chef Ubanovich on April 07, 2015, 03:30:01 PM »
Oom Ranu alias Officer Koplak kalau di group Telegram memang biasanya rajin bersahut-sahutan postingan dengan Oom Camat alias Oom Roy(mason) ..... :D

OR diketahui sedang berada di Jakarta karena akan mengikuti training terkait pekerjaannya.

Hari Senin (6/4/2015) pagi hari, mendadak terlihat OR left dari group. Beberapa member group langsung bereaksi .... bertanya, barangkali ada yang tau alasan OR left dari group.

Dasar jail .... ide jail langsung saja muncul dari Oom Roy. Bagaimana kalau kita kerjain saja si buluk ? Kenapa left tapi juga menghapus group CEO ? Tapi harus kompak yah ....

Oom Ketum langsung menanggapi ... yuk kita kerjain. Biar gak konsen meetingnya ..... hahahahaha ...

Jadi lah satu persatu mengontak OR yang sedang training. Pada dasarnya ... isinya sama. Apa yang dilakukan OR ternyata menghapus group CEO di medsos Telegram. Dan setiap hasil japri dengan OR langsung di share di group .... wkwkwkwk ...

Gempuran chatting via japri mungkin membuat OR tidak tenang. Akhirnya OR berinisiatif membuat group baru dengan nama yang sama .... CEO lalu menginvite 8 orang .... sambil minta-minta maaf .... huahahahahaha ....

Beberapa orang yang di invite, tentunya hanya tertawa dan kompak left dari CEO Perjuangan bentukan OR.

Agak siang .... tiba-tiba Oom Ketum alias Oom Semog malah left dari group yang benar. Mungkin niatnya mau left dari CEO Perjuangan .... xixixixixi ... Setelah di japri, dia baru ngeh kalau salah left .... bener-bener koplak ....

Harus diakui .... tanpa member koplak memang membuat suasana group sepi. Akhirnya Oom Troli memecah kebuntuan suasana dan mengajak udahan ngerjain OR. Tapi nggak mau japri karena sudah ikutan kompak ngerjain OR ....

Dan postingan OR yang pertama muncul adalah ..... "Annaaakkkkkammmpppprreeeeeettttt ..... dst " .... hahahahahaha ....

Guna membalas perlakuan member group, sempat-sempatnya dia japri satu persatu dan berupaya melakukan devide et impera dengan mengajak ngerjain Oom Roy. Dan setelah itu, hasil japriannya di posting di group .... hehehehehe ....

Dan memang ..... bergabung di group ini harus melepas segala urat tersinggungnya ...... =))
9
Ruang Chevy Estate Optra / Power steering Chevy Optra
« Last post by wawan satriawan on March 25, 2015, 04:34:14 PM »
met sore om...ane newbie..
mohon pencerahan,,
chevy ane optra tahun 2004, minggu kemarin pas jalan setirnya kadang2 berat kalo mau belok,
bsknya ane masukin bengkel di seputaran kota metro lampung.
analisa pertama pompa power steering ga kuat untuk mompa..tindak lanjut dr org bengkel di bongkar pompanya n di bersihin dalamannya..
stelah terpasang berlaku hanya 1 hari setirnya normal..
slanjutnya berat lagi..
mohon pencerahan untuk bengkel yg recomended di lampung selain Beres ada ga ya??
ato tempat jual spare part yg murah di lampung dmn ya??
terima kasih suhu2 smua...
10
Serba Serbi / PROGRAM CSR CEO
« Last post by ian on March 10, 2015, 09:07:09 AM »


Ayoooo sebelum Line Up di jalanan, mari kita sejenak berbagi buat saudara kita yang bahkan blum bisa merasakan berjalan diatas aspal... CEO bekerjasama dengan yayasan Lentera Ekonomi dan Sosial (LEDS) yang bertempat di Kampung Gobang, RW-14
Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, untuk menyelenggarakan Bakti Sosial yang akan di selenggarakan pada tanggal 29 Maret 2015.

- Diharapkan keikutsertaan member CEO untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan memberikan sumbangan sebesar Rp. 100,000,- per member
- Bantuan dapat di transfer ke rekening CEO, Bank CIMB Niaga Syariah, No. rek. 528.01.00890.11.2 A/N: Widi Hanjani, dengan menyebutkan no. lambung di 3 digit terakhir (contoh: Rp. 100,064,-)
- Bantuan yang diterima akan dikoordinir pengurus CEO untuk kemudian dialokasikan panitia LEDS sesuai dengan peruntukannya.
- Penyerahan bantuan ke panitia LEDS dilakukan selambat-lambatnya tanggal 22 Maret 2015.

Paket Bantuan yang tersedia:
B1: Paket General item @ Rp. 100,000,-
B2: Paket Perlengkapan Sekolah (Buku & Alat Tulis) @ Rp. 50,000,-
B3: Paket Karpet Masjid 6M @ Rp, 500,000,-
B4: Paket Perbaikan Sarana Mandi&Cuci, total biaya Rp. 2,000,000,-

Khusus B4 total nilai paket 2,000,000 dengan minimal bantuan 100,000 atau bahan bangunan yg disumbangkan dengan nilai minimal 100,000... Contoh: B4 pasir 1angkle,  B4 semen 2 sak, B4 bata dll. Boleh juga B4 all (2,000,000), maka sumbangan yg lain akan dialokasikan oleh LEDS yg di koordinir oleh om Heru sesuai dengan peruntukannya

Info Selengkapnya hub:
ian - CEO 064
WA/Telegram: 082114412711
email: publicrelation.ceo@gmail.com


List sementara CSR CEO-LEDS:
1. Om Ian
2. Abah
3. Om Ari
4. Om Yanto
5. Om HM
6. Om Tjahjo
7. Om Putra
8. ...

Ayo ber amal kita... Siapa menyusul....
Jgn lupa konfirmasi ke bendahara ya.... (Nilai sumbangan disertai nomor lambung di 3digit terakhir, contoh: ian rp.100,064)
Pages: [1] 2 3 ... 10