Author [EN] [PL] [ES] [PT] [IT] [DE] [FR] [NL] [TR] [SR] [AR] [RU] Topic: Membuat grounding kabel busi  (Read 10055 times)

Chef Ubanovich

Membuat grounding kabel busi
« on: January 17, 2013, 11:35:48 AM »
  • Publish
  • Untuk mesin yang sudah dioprek dan menggunakan kabel busi aftermarket, tidak jarang kita jumpai kabel  busi yang sudah memiliki grounding.

    Bagaimana dengan mesin yang masih standar ? Perlukah menggunakan kabel busi yang memiliki grounding ? Untuk mesin yang masih standar, tentunya belum perlu. Namun lain cerita, kalau kabel businya sudah mulai bocor yang menyebabkan mobil terasa tersendat dan konsumsi BBM menjadi boros.

    Cara mendeteksi kabel busi yang bocor, bisa dilakukan dengan menghidupkan mesin di ruangan yang gelap gulita. Akan tampak kilatan listrik disepanjang kabel busi yang bocor. Berbahaya kah ? Tentu berbahaya ... apa lagi kalau ada komponen penghantar bensin yang bocor.

    Tindakan terbaik, tentunya adalah menggantinya dengan kabel busi baru. Itupun dengan catatan .... kabel busi yang kita butuhkan tersedia dipasaran.

    Namun ada cara alternatif yang murah untuk mengatasi hal tersebut. Beli saja kawat tembaga di tukang dinamo, dengan rentang ukuran 0,7mm s/d 0,9mm. Kalau terlalu tebal atau teralalu tipis, akan sulit melilitkannya ke kabel busi.

    Pertama .... ampelas dulu kawat tembaga yang akan digunakan. Untuk mempermudah kerja, lepaskan kabel busi dari coilnya. Sebaiknya ditandai terlebih dahulu agar jangan sampai tertukar urutannya.

    Setelah itu, lilitkan kawat tembaga tadi disepanjang kabel busi .... dimulai dari leher tutup (chop) kepala busi. Lilitkan dengan rapat hingga bermuara pada ujung kabel busi yang akan ditancapkan ke coil. Lebihkan ujung kawat sepanjang 5-10 cm. Kemudian lilitkan isolasi tahan panas agar bisa menutupi seluruh lilitan kawat tembaga tadi.

    Setelah keempat kabel busi selesai dililiti kawat tembaga dan diisolasi dengan baik, satukan ke-empat ujung kawat tembaga tadi dan sambung dengan kabel dengan kualitas yang baik. Hubungkan dengan kutub negatif accu.

    Pasang kabel busi ke coil seperti semula dan tancapkan chop ke kepala busi. Niscaya gejala mbrebet hilang.

    FYI .... satu kilogram kawat tembaga seharga Rp. 11.000. Dengan perbandingan .... salah satu bengkel menawarkan pekerjaan tersebut dengan harga Rp. 75.000 / kabel. Dengan sedikit usaha saja, lebih murah dilakukan sendiri bukan  ?



    Salam,
    Oom Uban
    B/Rgds,

    Oom Uban
    White Fat Crocs